Bisnis investasi online memang semakin marak, baik berbentuk kerja sama bisnis, emas berjangka, maupun valuta asing. Selain menjanjikan keuntungan besar, bisnis ini juga dianggap praktis karena dilakukan secara real time di internet.

Namun, apakah investasi online ini termasuk aman? Trader dan analis investasi emas Mulyadi Tjung membagi informasi mengenai hal ini. Menurut dia, pada kasus penipuan Annisa, terdapat pernyataan bahwa investasi itu akan dijanjikan keuntungan sebesar 300 persen. "Seperti layaknya investasi, high return berarti high risk," kata Mulyadi ketika berbincang dengan VIVAnews.com, Selasa, 20 Desember 2011.
Kemudian, Mulyadi melanjutkan, perdagangan emas yang dilakukan oleh Annisa itu termasuk investasi yang tidak masuk akal. Hal ini terjadi karena menjanjikan keuntungan yang sangat besar dan dibayar tiap hari.
"Secara peraturan, return tidak boleh dijanjikan. Sama seperti saham, bisa rugi dan bisa untung. Tidak pasti," katanya.
Mulyadi aktif di salah satu perusahaan berjangka yang menawarkan trading emas secara online. Namun, dia menegaskan bahwa dalam peraturannya tidak boleh menjanjikan keuntungan.
Dia menyarankan kepada calon-calon investor untuk mengikuti pelatihan trading agar dapat memahami secara lengkap, sehingga dapat meminimalkan risiko, termasuk risiko penipuan. "Itu untuk semua jenis investasi, baik yang online maupun tidak," kata dia.
add from :
www.satuuntukindonesia.com
www.vivanews.com
1 komentar:
cipzz... info menarik
Posting Komentar
Salam Sukses bagi anda yang berkomentar.
Terimakasih,,, semoga kemudahan selalu menyertai anda.